Header Ads Widget

Workshop Pemanfaatan Gamifikasi dalam Pembelajaran yang Inspiratif dan Menyenangkan

Workshop Gamifikasi • Zep Quiz

Workshop Gamifikasi: Pembelajaran Inspiratif & Menyenangkan

Salatiga, 23 September 2025 • SMA Negeri 1 Salatiga
Dokumentasi workshop gamifikasi di SMA Negeri 1 Salatiga
Suasana workshop: antusias, interaktif, penuh tawa.

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Gamifikasi dalam Pembelajaran menghadirkan seluruh guru SMA Negeri 1 Salatiga (73 peserta). Acara berlangsung pukul 13.00–15.30 WIB dan terasa melesat karena partisipasi peserta yang aktif dari awal hingga akhir.

Ice breaking dan game tebak jawaban memantik semangat peserta
Ice breaking & game awal: tebak jawaban, buru poin, buru hadiah.

Game Pembuka: Ringan, Fun, Nendang

Narasumber Ady Saefudin, S.Pd., M.Pd. (BBGTK Provinsi Jawa Tengah) mengajak peserta bermain tangkap tangan berpasangan—sederhana tapi efektif mengusir kantuk jam kritis. Lanjut ke game tebak jawaban antar dua tim (masing-masing 5 orang). Poin dikumpulkan per sesi dan… ternyata berhadiah. “Hadiah itu bagian dari reward dalam gamifikasi,” jelas Pak Ady.

Peserta berlomba menjawab cepat untuk mengumpulkan poin
Reward bikin semangat: poin ditukar kejutan.

Sesi Inti: Praktik Zep Quiz dari Nol

Masuk materi inti, peserta praktik gamifikasi dengan Zep Quiz. Step-by-step: buat akun (login Google), lanjut bikin kuis dengan opsi lorong waktu. Dalam waktu singkat, semua peserta berhasil membuat kuis dan langsung uji coba bareng dengan saling bertukar tautan.

Peserta praktik langsung membuat kuis Zep Quiz dan simulasi bersama
Semua kebagian praktik—langsung jadi, langsung main.

Penutup: Refleksi & Penguatan

“If we teach today's students as we taught yesterday's, we rob them of tomorrow.” — John Dewey
Jika kita mengajar siswa hari ini seperti kemarin, kita merampas masa depan mereka.

Acara ditutup oleh pembawa acara Ibu Widia dengan ucapan syukur dan doa bersama. Semoga praktik gamifikasi ini berlanjut di kelas—menumbuhkan mindful, meaningful, joyful learning untuk peserta didik.

Posting Komentar

0 Komentar